Coba kita amati di lingkungan sekita kita. Orang-orang di kantor, jalanan, sekolah, bahkan di rumah kita sendiri faktanya tidak bisa lepas dari gadget. Makanya peraturan sekolah sekarang tidak mengijinkan siswa untuk membawa gadget ke sekolah. Apalagi SMA IIHS (International Islamic High School), sekolah boarding di Jakarta ini memang meng”HARAM”kan benda yang satu ini.

Remaja Kecanduan Gadget (sumber : Ist)Di Zaman Now, Gadget seperti menjadi kebutuhan pokok saja. Siapapun tidak terlepas dari yang namanya gadget, apalagi para remaja. Namun bukan berarti kita tidak bisa melatih para remaja agar tidak kecanduan gadget. Nah, bagi Anda para orangtua yang sangat ingin membantu anak-anak kita untuk jauh dari gadget, kuncinya adalah Quality Time bersama Keluarga. Tidak bisa kita memaksakan remaja zaman sekarang untuk lepas dari gadget apalagi kalau sudah ketagihan. Faktanya para anggota keluarga saja sudah banyak yang sibuk sendiri-sendiri alias ketagihan gadget.

Maka yuk kita sepakati bersama 3 kesepakatan dalam keluarga kita:

  1. ATUR JADWAL PENGGUNAAN GADGET

Buatlah jadwal penggunaan gadget, dan yang terpenting adalah komitmen dan konsisten. Misalnya dalam sehari, antara jam 18.00-21.00 Gadget tidak boleh digunakan, maka tidak hanya remaja/ anak-anak saja, tapi juga orangtua harus patuh pada aturan tersebut. Sekali kita melanggar, maka remaja akan beranggapan tidak masalah jika melanggarnya juga.

  1. BUAT AKTIVITAS BERSAMA YANG SERU DAN ASYIK

Saat aturan tersebut dijalankan, maka aka nada waktu kosong yang bila dibiarkan akan menjadi masalah. Sibukkan semua anggota dengan aktivitas bersama namun mengasyikkan. Semisal main kartu UNO bersama, bercerita kegiatan masing-masing, sharing cerita lucu, dan sebagainya.

  1. HADIRKAN RASA PERCAYA DIRINYA

Tahukah Anda bahwa gadget terbukti membunuh karakter dan rasa percaya diri saat remaja bersosialisasi dengan lingkungannya.  Itu dikarenakan kemampuan berpikir dan menilai seorang remaja belumlah matang sebab masih didominasi dengan emosional. Namun, karakter, percaya diri dan mentalitas remaja bisa dibentuk bila remaja memiliki potensi terbaiknya. Bila dikembangkan secara alamiah dia akan tahu apakah gadget ini perlu dan kapan yang tepat digunakan untuk pengembangan dirinya.

Remaja Kecanduan Gadget (sumber :ist)

Bagaimana menggembleng para remaja kita untuk tahu apa potensi mereka agar mereka tumbuh dengan hebat? Salah satunya adalah dengan sekolah boarding. SMA IIHS salah satunya, merupakan sekolah terpilih dari sekian sekolah swasta di Jakarta yang menjalankan pilot project penggunaan SKS, sehingga mampu meluluskan siswanya dalam waktu dua tahun saja.

Namun, tidak hanya itu, pembentukan mental, karakter dan kepemimpinan dibentuk oleh para guru melalui program Interpersonal Skill yang merupakan salah satu pilar Kurikulum SMA IIHS, sehingga harapan kami setelah siswa lulus dari SMA IIHS, tidak hanya unggul di akademik, namun juga memiliki integritas tinggi dengan dilandasai akhlakul karimah dalam pondasi Al Qur’an dan Hadits Rasulullah Muhammad SAW.